Politik

5 Fakta Galaknya Jokowi Lawan Singapura untuk Sukseskan Tax Amnesty

Beberapa waktu lalu hubungan Indonesia dengan Singapura sempat memanas pasca disahkannya UU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty). Usaha pemerintah Jokowi-JK memulangkan dana warga Indonesia di luar negeri dikabarkan mendapat tentangan dari Singapura melalui kebijakan terbarunya.

Salah satu kebijakan Singapura untuk menggagalkan tax amnesty Indonesia adalah dengan menawarkan kewarganegaraan kepada anggota keluarga Indonesia yang menyimpan uang di Singapura.

Dengan menjadi warga Singapura, ketika era keterbukaan informasi AEoI diberlakukan, pemerintahan Jokowi tidak bisa menjatuhkan sanksi denda pajak hingga 48 persen sekalipun. Akibatnya, Indonesia akan terus menjadi negara miskin dan tidak mampu mengalahkan Singapura seperti yang diinginkan antek-antek di dalam negeri.

Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro kala itu mengaku tidak takut dengan Singapura. “Saya tidak takut dengan Singapura. Negara kecil begitu,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/7).

Menteri Dalam Negeri dan Hukum Singapura, K Shanmugam menanggapi sindiran Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang mengatakan bahwa Indonesia tidak takut pada Singapura yang hanya negara kecil. Polemik ini muncul akibat kebijakan pengampunan pajak atau Tax Amnesty yang baru saja diberlakukan di Indonesia.

Dikutip dari Channel News Asia, Shanmugam menulis dalam laman Facebooknya bahwa dia mengakui bahwa Singapura memang negara kecil dan hanya sebuah titik dibanding Indonesia. Namun, dia menegaskan bahwa Singapura dihormati dan sebuah negara sukses.

“Betul, kami hanya titik kecil. Kami mungkin kecil tapi kami dihormati dan sukses. Dan juga penduduk kami hidup bahagia. Tidak hidup dalam ketakutan,” tuturnya.

Dia heran ada pejabat Indonesia yang ingin menjatuhkan derajat negaranya dengan mengatakan bahwa Singapura hanya negara kecil.

Padahal, menurutnya, Singapura dan Indonesia sudah menjalin hubungan baik dalam 50 tahun terakhir. Kerjasama kedua negara pun berjalan menguntungkan dalam banyak hal.

“Tetapi sekarang, seseorang di Indonesia mengatakan bahwa kita harus tahu diri. Kita hanya sebuah titik merah kecil,” tulisnya.

Sindiran dan galaknya Jokowi pada Singapura tak habis di situ saja. Berikut faktanya:

BACA SELENGKAPNYA

Komentar Facebook

You Might Also Like